Skrining USG Gratis PALAPA Motivasi Emak-Emak di Bali Cegah Kanker Payudara Sejak Dini

Bali – Kematian akibat kanker payudara di Denpasar menjadi penyebab kematian tertinggi kedua di Bali setelah kasus henti jantung. Dinas Kesehatan Bali mencatat, sejak lima tahun terakhir sebanyak 9.923 kasus kanker payudara di sejumlah rumah sakit di Denpasar menyatakan 29 pasien di antaranya dinyatakan meninggal dunia.

Perempuan Laju Perkasa (PALAPA) berkolaborasi dengan Siloam, Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Bali dan Rotary Indonesia menggelar kegiatan deteksi dini dan edukasi, sekaligus skrining USG kanker payudara secara gratis melalui program Semangat Lawan Kanker (SELANGKAH).

“Kita sedang menyalakan obor gerakan yang baru, gerakan perempuan yang sadar kesehatan, peduli tubuhnya dan berani mengambil keputusan untuk hidup lebih sehat. Langkah kecil hari ini, kita menyelamatkan satu keluarga dan melindungi masa depan bangsa,” ujar Ketua PALAPA Hetty Andika Perkasa di Auditorium Kesdam Udayana, Denpasar, Bali pada Minggu (13/9/2026).

Salah satu peserta skrining bernama Prida Dewi asal Denpasar merasa sangat terbantu dengan adanya skrining USG gratis, sekaligus termotivasi. Dewi mengaku bakal mengajak orang-orang di sekitarnya untuk memeriksakan kesehatan sebelum terlambat.

“Kebetulan saya menjadi koordinator seperti itu dari ibu-ibu, perempuan-perempuan yang ada di wilayah saya ada 7 banjar. Saya akan ajak mereka untuk memeriksakan dirinya lebih awal secara dini,” ungkap Dewi.

Hal itu diungkapkan Dewi lantaran banyak masyarakat yang masih khawatir dan takut untuk melakukan skrining kanker payudara.

“Banyak ibu-ibu yang belum paham bahwa kita harus mendeteksi secara dini, karena banyak kasus terjadi setelah sudah gejala, baru tau sudah stadium. Jadi alangkah baiknya kita periksa lebih awal,” kata Dewi.